8.9.11

Selamat Tinggal

Kupercayai kau sebagai sahabatku
kupahami engkau layaknya sahabatku
kulakukan engkau seperti orang terdekat
tapi balasanmu tak seperti itu, sobat

Cinta dan sayang kasihku sebagai sahabat
karena kau satu''nya yang ku percayai
tapi kau menganggapku seperti apa?
rendahkah aku dimatamu?

Kuceritakan kisah hidupku
yang selama ini terasa luka di hati
yang selama ini bisa bahagiakanku
ku katakan semuanya kepadamu
karena aku percaya kau mengerti
tapi nyatanya?
kau memandang rendah diriku

Hanya karena soal materi
uang
harta itu membutakan hatimu untukku
untuk persahabatan kita pula
kau mengkhianati persahabatan ini
dengan sikap tinggi mu itu

Serendah apa diriku di matamu?
di hati mu? di pikiran mu? di batinmu pula
sampai'' kau bisa mengkhianatiku
hanya karena kau dibayar untuk menjahatiku
itu sama saja kau menukarku dengan uang

Aku tak pandang soal itu
yang kupikirkan hanyalah rasa mu
perasaan mu untukku
selama ini , mau dulu atau sekarang
kau menganggap ku apa , sobat ?

Sungguh tak kupercaya semua ini
bisakah kita kembali?
walau sekedar teman belaka
walau sekedar orang yang mengenalmu ?
sadarkah kau melakukan semua ini?
sadarkah batinmu telah tertutup dusta ?!

sakit , sobat . sakit sekali ..
hancur , sobat .
maafkan ku bila ku pernah melukaimu
semua kesalahanmu tlah kumaafkan
ku terluka
dan ..


Selamat Tinggal 
kuucapkan dengan senyum terakhirku
padamu ..

-kai-

Jika Hari itu Tiba

Ya Tuhanku
aku memohon padaMu
yang Agung dan Maha Pengampun
jika hari itu sudah tiba untukku..

  Tak kurasa sudah 12 tahun aku hidup
  walau itu masih menginjak muda
  Kau memanggil hambamu,
  bukan karena tua atau muda
  ajal tak pandang usia

      Aku yang masih mencari jati diri
      aku yang masih membutuhkan
      orang'' terdekatku,
      berserah diri padaMu
      tapi izinkanlah permintaan'' ini
      kau kabulkan

Aku ingin orangtuaku,
sahabat dan temanku,
juga orang yang kusayangi
tetap mengenangku bilaku pergi nanti

    Mengenang dari potret diriku,
    dari benda'' berarti ku
    tentunya dari batin mereka pula
 
Walau senyuman akan berakhir
walau nyawa kan terambil
walau hati kan pergi
walau batin kan mati
walau air mata telah kering

    Sungguh aku tetap menyayangi mereka
    sungguh aku takkan pernah lupa
    sungguh itu masih bertahan
    sisa sisa memori hatiku untukmu

Aku tak ingin orang'' terdekatku
merasa kehilangan,
aku tak ingin mereka menangis
aku tak ingin mereka merindu
aku tak ingin mereka memikirkanku lagi

    Walau waktu tlah memanggil,
     tetaplah hapus airmata mu
     walau hati terasa sesak,
     tetaplah berada di sisiku
mengingatku akan semua kenangan indah itu
walau suatu saat akan hilang dari pikiranmu

-kai-