Aku tak tahu harus bagaimana
aku tak tahu harus berjalan kemana
dan aku tak tahu harus ke arah mana
bila ku pilih satu, kutakut sesat jalannya
Jika ku menceritakan apa yg kurasa,
kemana ku bisa cerita?
bila ke teman ataupun sahabatku,
kutakut mereka tak mengerti
karena ini cukup rumit
bila ku cerita pada orangtuaku,
mereka lebih memilih bekerja dan bekerja
jadi haruskah aku memendam semua ini,
seorang diri?
memang hanya kpd Tuhan,
aku bisa menngatakan semuanya
Tetapi kuingin menulis ini disini,
walau siapapun kamu tak mengerti
karena ini sangatlah rumit bagiku ..
orang-orang bilang, ku pendiam
mengapa begitu?
aku sakit, aku banyak pikiran,
itu semua karena semua cerita yang kupendam
seorang diri , mengertilah ..
orang bilang ku lemah
aku tidak pernah ingin menjadi lemah
aku ingin menjadi seseorang yang kuat
dengan imanku & batinku yang kokoh berdiri di hatiku
aku juga tak ingin selalu menangis
tangisanku bukan tanda lemahnya aku
tangisanku itu berarti hatiku sedang sakit
karena sudah banyak ,
terpendam goresan'' luka di hatiku karena dirimu
aku gampang percaya orang lain,
mengapa?
karena aku ingin mempunyai banyak teman
walau mungkin cara itu salah
aku ingin di percaya, aku ingin menjadi
orang yang punya banyak teman dan sahabat
tapi nyatanya? itu semua hanyalah mimpi bagiku
aku selalu tersenyum
dalam keadaan apapun selalu begitu,
karena aku ingin tiada seorangpun
yang merasa bersalah padaku
dan aku ingin menyampaikan
bahwaku baik'' saja
melalui sebuah senyuman itu
arti dibalik senyumanku tidak hanyalah
sebuah kebahagiaan yang menyelimutiku
itu bisa berarti kesedihan terpendam padaku
hatiku tak sekuat baja
hatiku bukanlah sebuah kertas
hatiku tidak bisa kau mainkan layaknya mainan
hatiku hanyalah hati manusia biasa
yang penuh dosa
tidaklah sempurna dan istimewa
jadi, jangan permainkan aku dengan caramu itu
perasaan itu hanyalah tipuanmu
untuk memanfaatkanku seperti itu
perih itu takkan pernah sirna
perih itu kubawa sampai nafasku berhenti nanti
dan ku terbaring lemah menghadap Sang Pencipta
membawa bekal berupa amalku nanti
dan aku akan meninggalkan kalian semua
tidak kah kamu sadar? jika kesalahanmu
belum kumaafkan sepenuhnya, dan kubawa mati ?
tidak kah kamu khawatir akan nasibmu nanti?
apakah karma kan datang?
jujurlah padaku dan ucapkanlah semua itu
dengan begitu aku kan memaafkanmu
dari lubuk hatiku terdalam
dan maafkanlah diriku jika ku pernah menyakitimu ..
-kai-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar